Platform E-Learning berbasis Self-Paced Learning. Dirancang untuk melepaskan ketergantungan instruksi siswa, dengan sistem deteksi dini (EWS) bagi pendidik.
Dirancang berdasarkan pendekatan pedagogis modern, bukan sekadar digitalisasi.
Mengadopsi desain minimalis ala WhatsApp (fitur Pinned Message) dan Google Classroom. Kurva belajar (learning curve) sangat rendah, siapapun bisa menggunakannya tanpa training rumit.
Sistem Peringatan Dini: Dashboard Guru secara cerdas dan otomatis mendeteksi "Siswa Paling Jarang Hadir". Guru dapat melakukan intervensi sebelum siswa tertinggal jauh.
Presensi menggunakan kode warna psikologis (🟢 Hadir, 🔴 Alpa, 🟡 Libur). Membantu guru membaca status ratusan siswa hanya dalam hitungan detik.
Mengapa memilih platform ini dibandingkan Moodle atau Google Classroom?
(Psychological Reward) Sistem tidak hanya memberi angka, tapi menampilkan Medali (Emas, Perak, Perunggu) di Dashboard Guru. Ini memicu kompetisi sehat dan memudahkan guru memberi apresiasi lisan di kelas.
(Sangat Lokal) Moodle seringkali terlalu berat untuk pesantren/sekolah menengah. Sistem ini sangat disesuaikan dengan budaya sekolah di Indonesia, termasuk fitur "Libur Sekolah" yang mengubah status alpa menjadi kuning santai.
(Integritas Akademik) Menerapkan Visibility API Javascript. Jika siswa mengecilkan layar atau pindah tab untuk mencari jawaban (Googling) saat ujian berlangsung, sistem otomatis memblokir ujian mereka.
Geser untuk melihat tampilan. Klik gambar untuk memperbesar.
Statistik cerdas & Early Warning System.
Sistem penguncian materi (Progressive Lock).
Fitur sematan gaya WhatsApp untuk instruksi.
Mode Fullscreen otomatis untuk integritas.
Kami memahami mayoritas siswa di Indonesia mengakses pembelajaran melalui smartphone. Oleh karena itu, antarmuka dirancang mutlak secara Mobile-First. Memberikan pengalaman sehalus aplikasi native tanpa memberatkan memori penyimpanan HP.
Mobile Friendly
Tanpa Lag
Hemat Kuota
Bagaimana sistem ini memecah ketergantungan instruksi secara nyata.
Melihat EWS di dashboard untuk memantau siswa yang jarang hadir atau tertinggal modul.
Menyusun materi di Course Builder (Video/Teks/Form) secara modular.
Menyematkan Pinned Message di ruang diskusi (seperti instruksi atau link Zoom) agar siswa mandiri mencari informasi.
Membuka Learning Bar untuk melihat target pembelajaran harian.
Membaca materi secara berurutan; modul selanjutnya tidak akan terbuka sebelum yang saat ini ditandai tuntas.
Mengerjakan ujian di Strict Mode. Melanggar batas layar akan mengakibatkan blokir ujian.
Melakukan injeksi data masal (Siswa/Guru) menggunakan fitur Import Excel.
Mengatur Relasi Kurikulum (Menyambungkan guru dengan mata pelajaran dan kelasnya).
Mengendalikan operasional sekolah lewat Saklar Mode Libur Panjang untuk menyesuaikan algoritma presensi seluruh sistem.